Penyakit
moluskum kontagiosum merupakan penyakit yang dapat sembuh sendiri tanpa
perawatan. Akan tetapi, akan lama penyembuhannya apabila kekebalan tubuhnya
tidak kuat. Oleh karena itu, perlu pengobatan secara rutin agar penyakit ini
segera pergi. Namun penanganan penyakit moluskum kontagiosum pada orang dewasa dan anak berbeda-beda. Karena jenis kulit anak
dan orang dewasa sangat berbeda. Tentunya jika pengobatan pada anak disamakan dengan
pengobatan orang dewasa, tentu anak akan merasa kesakitan dan justru
menimbulkan luka.
Maka perlu penanganan dan pengobatan khusus yang harus
dilakukan agar si kecil sembuh dan tidak lagi merasakan kesakitan. Untuk itulah
pada pembahasan kali ini, kami akan membahas mengenai cara mengobati
moluskum kontagiosum pada anak. Pembahasan ini khusus dilakukan untuk anak,
pada cara mengobati penyakit moluskum kontagiosum. Selain itu, pembahasan ini
ditujukan pada pengobatan anak sebab penyakit moluskum kontagiosum ini lebih
banyak diderita oleh anak dibanding orang dewasa. Untuk itulah, perlu
pembahasan mengenai cara pengobatan moluskum kontagiosum pada anak.
Menurut parenting.orami.co.id, cara mengobati penyakit moluskum
kontagiosum pada anak adalah dengan cara menutup lesi moluskum dengan
mengaplikasikan perban atau penutup luka dengan penutup kedap air. Hal itu
dilakukan selama beberapa hari. Ketika penutup luka tersebut dibuka, biasanya
akan ikut terlepas pada bagian tengah lesi. Namun terkadang dokter pun juga
menyarankan untuk menggunakan krim seperti benzyl peroxide atau retinoid cream.
Akan tetapi krim ini dapat membuat si kecil teriritasi. Sehingga butuh
konsultasi dengan dokter sebelum menggunakan krim tersebut pada anak.
Dilansir dari hellosehat.com, ada beberapa cara pengobatan untuk
mengatasi moluskum kontagiosum. Walaupun pengobatan ini tidak dikhususkan untuk
anak, akan tetapi cara pengobatan ini dapat diterapkan pada anak-anak,
diantaranya adalah :
1.
Periksakan
ke dokter untuk memantau perkembangan gejala dan kesehatan pasien.
2.
Jaga
tempat yang telah terinfeksi agar tetap bersih dan juga tertutup
3.
Tidak
berbagi sarung tangan dengan orang lain apabila belum benar-benar sembuh
4.
Tidak
menggaruk bintil moluskum agar tidak menyebar ke daerah tubuh lainnya
5.
Tidak
menggunakan kolam renang umum, apabila bintil moluskum belum hilang. Agar orang
lain tidak terinfeksi atau tertular penyakit ini
6.
Gunakan
air panas saat mencuci baju, hal itu untuk membunuh virus moluskum
Dari pembahasan yang sudah dipaparkan diatas, hendaknya dapar
diterapkan ketika anak-anak terjangkit virus moluskum kontagiosum.
Kesimpulannya cara mengobati moluskum kontagiosum pada anak adalah, kita
dapat menggunakan perban kedap air untuk menutup lesi/bintil moluskum selama
beberapa hari.
Selain itu, jaga tempat atau rumah kita agar tetap bersih dan
bebas dari infeksi. Tidak menggunakan sarung atau pakaian orang lain apabila
belum benar-benar sembuh, tidak menggaruk bintil-bintil moluskum, tidak
menggunakan kolam renang umum apabila anak belum sembuh, dan juga menggunakan
air panas ketika mencuci baju agar virus terbunuh.

0 Comments